Sandfall Interactive Clair Obscur Expedition 33 – Game Clair Obscur Expedition 33 buatan developer Sandfall Interactive telah sukses sukses besar tahun ni. Di arena The Game Awards 2025 lalu, game debut Sandfall itu sukses memenangkan 9 penghargaan dari total 12 nominasi. Bahkan, Presiden Prancis ialah Emmanuel Macron turut memberi pujian atas pencapaian berhistoris tersebut.
Deretan penghargaan nan diraih Clair Obscur Expedition 33 sebenarnya bisa jadi “bahan bakar” nan cukup untuk membikin Sandfall naik kelas dan berkembang menjadi studio nan jauh lebih besar. Akan tetapi, para petingginya menegaskan bahwa mereka belum mau terburu-buru menambah jumlah tenaga kerja mereka ataupun memperluas tim. Kenapa?
Alasan Sandfall Interactive Tidak Tertarik Memperluas Tim Meski Clair Obscur Expedition 33 Sukses Besar
Apa argumen developer, ya?Dalam Newsletter Knowledge dari Edge, Guillaume Broche selaku Creative Director Sandfall Interactive mengatakan bahwa kelanjutan Clair Obscur Expedition 33 nantinya tidak bakal dibuat dengan skala produksi nan lebih besar. Itu lantaran menurutnya mempunyai batas itu penting.
Broche menjelaskan bahwa batas bisa membantu tim bekerja sebagai jenis terbaik mereka, lantaran semua orang (termasuk jejeran pimpinan) tetap terlibat langsung dan ikut mengerjakan banyak perihal sendiri, alih-alih sekadar mengejar sasaran korporat.
Ada argumen tersendiri kenapa tim Sandfall tidak mau memperluas timnya untuk proyek game baru kedepanSebelumnya, Tom Guillermin selaku Lead Programmer juga menyampaikan pandangan serupa. Ia menyebut bahwa Sandfall tidak berencana memperbesar tim lantaran ukuran mereka saat ini sudah terasa “ideal” untuk membikin game nan mereka inginkan.
Ada Keuntungan Tersendiri Memiliki Tim nan Kecil
Menurut developer, mempunyai tim nan mini ada untung tersendiriMeski tetap ada perdebatan soal apakah Expedition 33 layak disebut game “indie”, mengingat budget pengembangannya cukup besar dan diterbitkan oleh publisher nan punya nama, tim developer intinya rupanya hanya berjumlah sekitar 30 orang, dan banyak di antaranya apalagi belum berilmu membikin game.
Menurut Michel Nohra selaku Lead Game Designer, komposisi tim nan relatif muda di Sandfall bisa memunculkan ide-ide segar dan kemungkinan besar ikut mendorong game tersebut jadi begitu populer.
Broche juga menambahkan bahwa mempunyai tim nan mini adalah untung di mana para ketua di Sandfall pada dasarnya lebih suka membikin game daripada sibuk mengurus manajemen. Jadi, ketika tidak perlu mengawasi tim nan besar, semua orang bisa lebih konsentrasi mengerjakan game-nya.
Baca juga info menarik Gamebrott lainnya terkait Expedition 33 atau tulisan lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·